Maluku Utara, MimbarKieraha.com — Mencatatkan kinerja ekonomi yang impresif dalam beberapa tahun terakhir, yang tidak terlepas dari fondasi pembangunan yang diletakkan pada masa kepemimpinan almarhum Abdul Gani Kasuba. Minggu 03/05.
Pada tahun 2022, Maluku Utara mencatat pertumbuhan ekonomi sekitar 27 persen, menjadikannya sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia. Capaian ini dinilai sangat signifikan, terutama karena terjadi di tengah tekanan ekonomi global akibat pandemi COVID-19 yang berdampak luas pada berbagai sektor.
Pengamat ekonomi, Mukhtar Adam, menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kebijakan strategis dan arah pembangunan yang terukur selama masa kepemimpinan Abdul Gani Kasuba. Ia bahkan menyebut almarhum sebagai sosok yang berperan besar dalam mendorong akselerasi ekonomi daerah.
“Di tengah keterbatasan fiskal dan tekanan refocusing anggaran saat pandemi, Maluku Utara mampu mencatat pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi. Ini menunjukkan adanya fondasi kebijakan yang kuat,” ujarnya.
Memasuki tahun 2026, tren positif tersebut masih berlanjut. Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Sherly Djoanda dinilai berhasil menjaga kesinambungan pembangunan dan mempertahankan stabilitas ekonomi daerah.
Sejumlah kalangan menilai bahwa kondisi ekonomi Maluku Utara saat ini yang tetap berada di atas rata-rata merupakan hasil dari kesinambungan kebijakan serta fondasi yang telah dibangun pada periode sebelumnya.
“Perekonomian daerah saat ini masih berada pada level yang baik dan stabil, yang tidak terlepas dari fondasi pembangunan yang telah diletakkan sebelumnya,” ungkap salah satu sumber.
Dengan sinergi antara fondasi pembangunan yang kuat dan keberlanjutan kebijakan, Maluku Utara terus menunjukkan perkembangan ekonomi yang pesat dan berkelanjutan, serta menjadi salah satu daerah dengan kinerja ekonomi yang menonjol di tingkat nasional.
Redaksi: Iswan
Social Footer