Kedatangan Rokhmin Dahuri disambut langsung oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, termasuk Nazlatan Ukhra Kasuba. Momentum ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
Program Kampung Nelayan yang diperjuangkan ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Selain pembangunan infrastruktur dasar, program tersebut juga mencakup penguatan ekonomi nelayan, penyediaan sarana penangkapan ikan yang modern, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor perikanan.
Dalam keterangannya, Rokhmin Dahuri menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan daerah kepulauan.
“Halmahera Selatan memiliki potensi kelautan yang sangat besar. Program 15 Kampung Nelayan ini adalah bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan nelayan kita lebih sejahtera, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Selatan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari DPR RI. Ia menilai program ini merupakan peluang besar bagi percepatan pembangunan daerah.
"Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan luar biasa dari pemerintah pusat melalui DPR RI. Ini adalah bukti bahwa aspirasi daerah benar-benar didengar. Kami siap mengawal dan memastikan program ini tepat sasaran,” ungkapnya.
Di sisi lain, Nazlatan Ukhra Kasuba menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja bersama dan komunikasi intens antara daerah dan pusat.
“Ini bukan sekadar program, tetapi harapan besar bagi masyarakat pesisir kita. Kami di DPRD akan terus mengawal agar bantuan ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi nelayan di Halmahera Selatan,” tegasnya.
Dengan hadirnya 15 Kampung Nelayan tersebut, diharapkan terjadi transformasi signifikan di sektor perikanan Halmahera Selatan. Tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat daya saing daerah sebagai salah satu sentra kelautan unggulan di Maluku Utara.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata, terutama bagi wilayah-wilayah pesisir dan kepulauan.
Redaksi: Iswan
Social Footer