Seperti yang terjadi baru-baru ini, seorang ibu terpaksa berjalan mencari petugas kesehatan desa karena ponakannya mengalami sakit parah. Dalam kondisi panik dan penuh kecemasan, ibu tersebut mendatangi rumah bidan yang bertugas di desa, Sultia, demi meminta pertolongan. Warga menyebut, situasi itu menggambarkan betapa mendesaknya kebutuhan pelayanan kesehatan yang sigap dan siap siaga di tengah masyarakat.
Tidak hanya itu, seorang warga lainnya juga menyampaikan langsung kepada Wartawan, di kediamannya pada Senin, (6/4/2026). Terkait pengalaman serupa.
"Ia menceritakan bahwa ayahnya pernah mengalami sakit cukup parah. Saat itu, ia mendatangi Pustu untuk memanggil bidan Sultia. Namun, menurut pengakuannya, respons yang diterima tidak sesuai harapan dan terkesan berbelit-belit, sehingga membuat pihak keluarga merasa kecewa," ucapnya
Keluhan juga muncul dari peristiwa persalinan yang terjadi beberapa waktu lalu. Keluarga seorang pasien yang hendak melahirkan membawa yang bersangkutan ke Pustu. Namun setibanya di lokasi, bidan yang bertugas tidak berada di tempat. Karena kondisi pasien sudah mendesak, keluarga akhirnya mencari alternatif dengan membawa pasien ke rumah warga yang berada tidak jauh dari Pustu.
"Beruntung, di lokasi tersebut terdapat seorang mantan mahasiswa asal Desa Dowora yang merupakan lulusan kebidanan. Ia kemudian membantu proses persalinan hingga pasien melahirkan dengan selamat.
Warga menyebutkan bahwa bidan desa baru tiba setelah proses persalinan selesai. “Alhamdulillah ibu dan bayinya selamat, tapi kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Lebih jauh, sebagian warga bahkan meluapkan kekecewaannya dengan menyatakan bahwa jika tidak siap melayani, sebaiknya tidak bertugas di Desa Dowora.
"Meski demikian, masyarakat tetap menghargai profesi dan keahlian tenaga kesehatan. Mereka berharap ke depan pelayanan kesehatan di desa dapat berjalan lebih profesional, responsif, dan mengutamakan keselamatan pasien sebagai prioritas utama," tutur warga dengan nada resa
"Tidak hanya masalah yang sudah dijelaskan tetapi ada seorang warga laki-laki yang mendatangi ibu bidang dengan tujuan meminta obat lalu respon dari ibu bidang dengan rasa emosi dengan terpaksa seorang warga kembali pulang tidak mendapatkan obat," tutupnya
Selain itu, warga juga meminta perhatian serius dari Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan Asia Hasyim, untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja tenaga kesehatan di Pustu Dowora. Pengawasan dan pembinaan dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Social Footer