
MimbarKieraha.com – Kecamatan Bacan Timur kembali melaksanakan Upacara Gabungan 17 Bulan Berjalan yang dipusatkan di Desa Babang. Meski upacara berlangsung di bawah rintik hujan sejak pagi, seluruh ASN lingkup Kecamatan Bacan Timur, staf puskesmas, dewan guru dari tingkat SD hingga SMA, serta para kepala desa tetap mengikuti jalannya upacara dengan penuh khidmat dan disiplin, Senin 17/11.
Upacara dipimpin oleh Kasi Pemerintahan, Guntur Affandi, S.E, yang bertugas sebagai Komandan Upacara. Di tengah cuaca yang tidak sepenuhnya bersahabat, barisan peserta tetap berdiri tegak, menunjukkan komitmen pelayanan dan dedikasi aparatur pemerintah di wilayah Bacan Timur.
Kegiatan ini merupakan gebrakan awal Pemerintah Kecamatan Bacan Timur dalam membangun solidaritas kerja aparatur sekaligus mempertegas fungsi kontrol kecamatan terhadap seluruh instansi dan pemerintahan desa di wilayahnya.

1. Kepala Desa Babang, Sabtu A. Kahar
2. Kepala Desa Wayamiga, Hudawi K. Samual
3. Kepala Desa Sayoang, Alfret Matoro
Ketidakhadiran sebagian besar kepala desa dinilai sebagai bentuk kurangnya komitmen terhadap kegiatan resmi pemerintah kecamatan yang bertujuan membangun disiplin dan persamaan langkah dalam pelayanan publik.
Dalam penyampaiannya kepada awak media MimbarKieraha, Guntur Affandi,S.E menegaskan bahwa upacara gabungan ini merupakan langkah strategis, bukan sekadar kegiatan rutin.
“Upacara gabungan ini bertujuan menyatukan ritme kerja seluruh kepala desa dan ASN di wilayah Bacan Timur. Di tengah rintik hujan pun kita tetap berdiri, karena pelayanan tidak boleh berhenti. Koordinasi, kedisiplinan, dan keseragaman langkah itulah yang ingin kita kuatkan,” Tegas Guntur.

“Saya mengingatkan kembali bahwa tugas pokok kita adalah melayani masyarakat. Kita telah berjanji kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kepada pemerintah. Kita bukan penguasa, kita adalah pelayan. Raja yang sesungguhnya adalah rakyat yang kita layani,” Ujar Camat dengan suara lantang.
Ia menegaskan bahwa ASN maupun PTT harus menyadari tanggung jawab moral dan kedinasan yang melekat pada jabatan mereka. Kehadiran dalam upacara seperti ini, meski cuaca tidak mendukung, menunjukkan komitmen terhadap disiplin dan pelayanan publik yang bermartabat.
Upacara gabungan ini diharapkan menjadi momentum awal memperkuat budaya kerja yang solid, meningkatkan koordinasi lintas instansi, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat Bacan Timur berjalan tanpa kompromi.
Redaksi : Yusri
Social Footer