Tidore Kepulauan, MimbarKieraha.com — 14 Juni 2026 – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Khairun sukses menyelenggarakan kegiatan “Peningkatan Kapasitas Pokdarwis Akebay dalam Pengoperasian Drone untuk Promosi dan Dokumentasi Pariwisata” di Desa Maitara, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, dengan tujuan meningkatkan kemampuan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Akebay dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung promosi destinasi wisata secara profesional dan berkelanjutan. Senin 15/06.
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Khairun, Dr. Ir. Riyadi Subur, S.Pi., M.Si., IPU, yang menegaskan bahwa perkembangan teknologi drone telah membuka peluang baru dalam pengembangan sektor pariwisata.
“Di era digital saat ini, visual berkualitas tinggi menjadi salah satu faktor utama dalam menarik minat wisatawan. Teknologi drone memungkinkan destinasi wisata dipromosikan secara lebih menarik, informatif, dan kompetitif,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan kapasitas masyarakat, Universitas Khairun juga menyerahkan satu unit drone kepada Pokdarwis Akebay. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung promosi wisata Desa Maitara sekaligus memperkuat dokumentasi berbagai kegiatan pariwisata di wilayah tersebut.
Materi teknis pelatihan disampaikan oleh Dr. Nurhalis Wahidin, S.Pi., M.Sc., akademisi Universitas Khairun sekaligus Ketua Asosiasi Pilot Drone Maluku Utara. Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai teknologi drone, prinsip dasar pengoperasian, prosedur keselamatan penerbangan, etika penggunaan drone, hingga regulasi dan perizinan operasional yang berlaku di Indonesia.
Menurutnya, penguasaan teknologi harus dibarengi dengan pemahaman terhadap aspek keselamatan dan regulasi agar pemanfaatan drone dapat dilakukan secara bertanggung jawab serta menghasilkan dokumentasi yang berkualitas.
Sementara itu, Nazlatan Ukhra Kasuba, B.Hs., M.Si., Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara sekaligus CEO Widi Coastal, menyampaikan materi mengenai EcoEdu Sustainable Tourism. Ia menekankan pentingnya membangun pariwisata yang mengedepankan keseimbangan antara pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan ekonomi lokal.
Menurut Nazla, promosi digital berbasis teknologi harus diarahkan untuk memperkuat citra destinasi wisata yang berkelanjutan sehingga tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem dan budaya lokal.
Adapun materi pengolahan konten digital disampaikan oleh Junjung Kaidati, seorang konten kreator berbasis drone. Ia membekali peserta dengan teknik pengambilan gambar udara, penyuntingan video, color grading, hingga strategi membangun konten kreatif yang efektif untuk berbagai platform digital.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi praktik lapangan yang memungkinkan peserta mengoperasikan drone secara langsung serta memproduksi konten promosi wisata. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata lokal.
Ketua Pelaksana kegiatan, Dr. Ir. Tamrin Ali Ibrahim, S.Pi., M.Si., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah konkret perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis potensi lokal.
“Peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan fondasi penting dalam menciptakan destinasi wisata yang kompetitif. Melalui pelatihan ini, kami berharap Pokdarwis Akebay mampu menghasilkan konten promosi yang berkualitas sekaligus memanfaatkan teknologi drone secara aman dan profesional,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, komunitas, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat promosi wisata Desa Maitara serta mendorong lahirnya sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi di sektor pariwisata Maluku Utara.
Redaksi: Iswan
Social Footer